Menganalisa Web (Web Pendidikan, Instansi Pemerintah, dan Sosial Media)
Selasa, 23 Juni 2015
Posted by Ravi Blog
Tag :
softskill
Menganalisa Web (Web Pendidikan, Instansi Pemerintah, dan Sosial Media)
Pada kesempatan kali ini saya ingin menganalisis web tentang pendidikan, instansi pemerintahan dan sosial media, yang di dasari karena tugas softskill (mata kuliah). Pertama-tama saya akan menganalisis web social media . Web yang saya analisis dari web social media adalah https://www.facebook.com/
- Pengenalan
Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang diluncurkan pada bulan Februari 2004, dimiliki dan dioperasikan oleh Facebook, Inc. Pada September 2012, Facebook memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif, lebih dari separuhnya menggunakan telepon genggam. Pengguna harus mendaftar sebelum dapat menggunakan situs ini. Setelah itu, pengguna dapat membuat profil pribadi, menambahkan pengguna lain sebagai teman, dan bertukar pesan, termasuk pemberitahuan otomatis ketika mereka memperbarui profilnya. Selain itu, pengguna dapat bergabung dengan grup pengguna dengan ketertarikan yang sama, diurutkan berdasarkan tempat kerja, sekolah atau perguruan tinggi, atau ciri khas lainnya, dan mengelompokkan teman-teman mereka ke dalam daftar seperti "Rekan Kerja" atau "Teman Dekat". Facebook ditulis dengan bahasa pemrograman :
- C++
- PHP
- Bahasa D
- Ukuran
Berikut adalah ukuran dari web Facebook yang di cek melalui gtmetrix.com. Berikut adalah hasilnya
Hasil lengkapnya dapat kalian download disini.
Dari hasil diatas kita bisa menyimpulkan bahwa situs facebook.com memiliki page load time yang lumayan buruk untuk sebuah website. Mungkin hal itu disebabkan oleh banyaknya pengguna yang menggunakan situs social media ini. Namun jika dilihat dari YSlow Grade, situs ini sudah termasuk cukup baik.
- Search Engine
Pada kesempatan kali ini saya menggunakan search engine yaitu Google, namun masih terdapat search engine lainnya yaitu seperti Bing, Yahoo, dll. Dari hasil pencarian saya menggunakan keyword "Facebook" menggunakan Google mendapatkan bahwa situs web Facebook berada pada urutan teratas dari search engine tersebut. Hal ini sudah menjelaskan bahwa situs web social media ini memang sangat sering sekali digunakan atau diakses.
- Web Archive
Dikarenakan Facebook merupakan situs social media, maka web archive itu sendiri adalah segala sesuatu yang merupakan postingan dari si pemilik akun social media itu. Untuk Facebook sendiri memiliki fitur web archive berupa Timeline, dimana para pengguna dapat kembali mengakses posting lama mereka dengan fitur ini.
Sekian analisa dari saya mengenai web social media.
Menganalisa Web Instansi Pemerintah
Pada kesempatan kali ini saya akan menganalisa sebuah web instansi pemerintah yang merupakan salah satu tugas dari mata kuliah Web Science ( softskill ). Web instansi pemerintah yang akan saya analisa kali ini adalah situs dari Sekretariat Negara Republik Indonesia ( http://www.setneg.go.id/ )
- Pengenalan
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (dahulu Sekretariat Negara Republik Indonesia, disingkat Setneg RI) adalah kementerian Indonesia yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden dan mempunyai tugas menyelenggarakan dukungan teknis dan administrasi serta analisis urusan pemerintahan di bidang kesekretariatan negara untuk membantu Presiden dan Wakil Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Kementerian Sekretariat Negara dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang sejak 27 Oktober 2014 dijabat oleh Pratikno.
- Ukuran
Berikut dibawah ini adalah ukuran mengenai website / situs dari Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia yang saya cek melalui gtmetrix.com.
Tentu kita semua sudah mengetahui apa itu search engine sehingga saya tidak terlalu menjelaskan panjang lebar mengenai search engine. Ada banyak sekali search engine yang sering digunakan pada saat ini seperti Google, Bing, Yahoo, dll. Namun pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan search engine dari Google.
Dari hasil pencarian diatas menggunakan kata kunci "kementerian sekretariat negara" bisa kita lihat bahwa situs www.setneg.go.id berada pada urutan pertama dalam pencarian. Hal ini tentunya membuktian bahwa situs ini sudah sangat sering dikunjungi dan memang memiliki kedalaman / materi yang cukup kompleks atau banyak mengenai hal yang mencakup dengan materi dari website tersebut. Sehingga tentunya website sudah dikatakan sangatlah baik.
Untuk hasil selengkapnya dapat kalian lihat disini
Berdasarkan hasil diatas, saya dapat menyimpulkan bahwa situs ini sudah sangat baik jika dinilai dari Page Speed Grade dan YSlow Grade. Situs ini memiliki page load time yang hanya 1.09s dimana waktu tersebut sangatlah cepat untuk ukuran sebuah website dari instansi pemerintah.
- Search Engine
Tentu kita semua sudah mengetahui apa itu search engine sehingga saya tidak terlalu menjelaskan panjang lebar mengenai search engine. Ada banyak sekali search engine yang sering digunakan pada saat ini seperti Google, Bing, Yahoo, dll. Namun pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan search engine dari Google.
Dari hasil pencarian diatas menggunakan kata kunci "kementerian sekretariat negara" bisa kita lihat bahwa situs www.setneg.go.id berada pada urutan pertama dalam pencarian. Hal ini tentunya membuktian bahwa situs ini sudah sangat sering dikunjungi dan memang memiliki kedalaman / materi yang cukup kompleks atau banyak mengenai hal yang mencakup dengan materi dari website tersebut. Sehingga tentunya website sudah dikatakan sangatlah baik.
- Web Archive
Web Archiving merupakan suatu metode dimana kita dapat menyimpan suatu arsip atau file lama dalam website tersebut agar suatu saat dapat digunakan kembali. Web Archiving merupakan salah satu indikator untuk melihat apakah situs tersebut sudah cukup memadai atau belum. Pada website www.setneg.go.id kita dapat melihat web archiving yang sungguh tertata rapih dan komplit. Hal ini menunjukan bahwa website tersebut merupakan website yang sangat baik.
Demikian analisa yang dapat saya lakukan mengenai website instansi pemerintah yaitu www.setneg.go.id
- Menganalisis Website V-Class yang digunakan oleh Universitas Gunadarma
Pada kali ini saya akan menganalisa website Pendidikan yang disediakan oleh Universitas Gunadarma yaitu Virtual Class atau disingkat V-CLASS untuk para mahasiswa untuk melakukan kegiatan perkuliahan secara online. Saya akan menganalisa website V-CLASS Universitas Gunadarma dari berbagai aspek. Aspek yang saya akan perhatikan adalah :
- · Desain dan Tampilan
Dari segi desain dan tampilan website Universitas Gunadarma, terlihat susunan yang sangat menarik, dinamis dengan perpaduan warna yang cukup menarik bagi para mahasiswa. Tata letak yang dirancang pun cukup efektif bagi para mahasiswa yang memakainya dan memudahkan para mahasiswa dalam menggunakan. Pada samping halaman website terdapat menu yaitu Tentang V-Class, Silabus Perkuliahan, Berita situs, dll. Setiap menu menampilkan isi atau konten yang berbeda dan beragam.
- · Pengaksesan ke Dalam Website
Dari segi pengaksesan, V-Class sangat mudah dalam mengaksesnya karena bisa lewat komputer maupun gadget yang kita miliki karena sudah compatible ke semua gadget. Dalam waktu mengaksesnya pun cukup cepat, tetapi apabila banyak mahasiswa yang sedang memakainya, website ini pun sulit untuk diakses karena mahasiswa Universitas Gunadarma tidak dalam jumlah sedikit bisa mencapai ribuan ketika dalam waktu bersamaan mahasiswa Gunadarma ingin mengakses website ini.
- · Kelebihan Website V-Class Universitas Gunadarma
o Tampilan halaman website konsisten dengan pengaturan warna dan backgroundnya.
o Beritanya selalu diperbarui sesuai kegiatan dan agenda kampus.
o Setiap menu saling terhubung dengan link yang tersedia.
o Memiliki sifat-sifat informasi yang baik sehingga memudahkan mahasiswa.
o Memiliki fitur alih bahasa, webmail, e-learning, kontak dan kolom pencarian.
- · Kekurangan Website V-Class Universitas Gunadarma
o Memiliki banyak link untuk menu atau konten yang sama.
o Sulit untuk menemukan halaman atau fasilitas forum tanya jawab (FAQ).
o Tidak memiliki fitur sitemap yang memudahkan user mengetahui konten-konten dari website tersebut.
Kelompok :
Rafi Pitra (pembahasan web instansi pemerintah)
Gilang (pembahasan web pendidikan)
Yandra (pembahasan web social media)
Sumber Referensi :
http://gtmetrix.com/
https://id.wikipedia.org/wiki/Facebook
https://google.co.id/
https://facebook.com/
https://setneg.go.id/
Yandra (pembahasan web social media)
Sumber Referensi :
http://gtmetrix.com/
https://id.wikipedia.org/wiki/Facebook
https://google.co.id/
https://facebook.com/
https://setneg.go.id/
https://gunadarma.ac.id/
https://v-class.gunadarma.ac.id/
Konsep Desain New Media , Tahap Pengembangan Aplikasi New Media dan Proses Pengembangan Aplikasi New Media
Minggu, 11 Januari 2015
Posted by Ravi Blog
Tag :
softskill
New media merupakan istilah yang luas yang muncul di bagian akhir abad ke-20 untuk mencakup penggabungan dari media tradisional seperti film, gambar, musik, diucapkan dan ditulis kata, dengan kekuatan interaktif teknologi komputer dan komunikasi, komputer konsumen diaktifkan perangkat dan yang paling penting Internet. new media mengulurkan kemungkinan akses on-demand untuk konten kapan saja, di mana saja, pada setiap perangkat digital, serta umpan balik pengguna interaktif, partisipasi kreatif dan pembentukan masyarakat sekitar isi media. Contoh nya Konsep new media dalam bidang Desain Grafis.
Tahap Pengembangan Aplikasi New Media :
A. Konsepsi : Pada tahap ini gambaran mengenai aplikasi yang akan dibuat dibentuk. Gambaran harus dapat menjelaskan poin-poin inti dari aplikasi yang akan dibuat secara umum.
B. Analisa : Pada tahap ini konsep yang dibuat dianalisa secara pemrograman untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk mengembangkan konsep menjadi suatu aplikasi serta alur proses pada aplikasi secara jelas.
C. simulasi : Pada tahap ini disimulasikan proses-proses yang akan terjadi pada aplikasi yang akan dibuat. Proses-proses yang disimulasikan meliputi yaitu :
1. Alur suatu proses dalam berbagai macam kondisi.
2. Keluaran yang diharapkan dari setiap proses.
3. Eror-eror yang mungkin terjadi.
4. Proses-proses yang bersifat kritis dan sensitif.
D. Algoritma : Pada tahap ini dibuat algoritma pemrograman yang dapat menerangkan proses-proses secara programatik. Algoritma yang dibuat harus sejalan dengan simulasi yang telah dilakukan.
E. Konstruksi : Pada tahap ini seluruh algoritma yang dibuat diimplementasikan pada level pemrograman.Di sini dibuat produk dari konsep yang dibuat sebelumnya.
F. Evaluasi : Pada tahap ini dicek secara keseluruhan aplikasi yang telah dibuat. Program harus berjalan sesuai dengan yang telah dicanangkan. Apabila ada kesalahan maka harus dicari tahu di bagian mana kesalahan tersebut terjadi dan ulangi kembali pengembangan aplikasi dari tahap tersebut.
Proses Pengembangan Aplikasi New Media :
- Fase requirement atau penelusuran kebutuhan, pada fase ini kita mencari tahu sebenarnya apa yang dibutuhkan, tujuan dari suatu proyek pengembangan aplikasi, dan seperti apa hasil yang diinginkan.
- Fase analisa, pada tahapan ini berdasarkan hasil penelusuran kebutuhan maka kita akan memutuskan seperti apa aplikasi yang ingin dibuat, future apa saja yang diperlukan, masalah yang kemungkinan kita hadapi, apa saja yang kita perlukan dalam proses pengembangan,dsb.
- Fase perancangan, pada tahapan ini kita akan membuat rencana atau rancangan mengenai aplikasi yang akan dibuat berdasarkan hasil analisa sebelumnya.
- Fase pengembangan , tahapan implementasi hasil dari analisa dan perancangan. Pada tahap ini kita akan menulis kode program sesuai yang telah direncanakan sebelumnya pada fase perancangan. Pada tahapan ini juga dilakukan pengujian terhadap suatu fungsi apakah telah berjalan sesuai yang diinginkan.
- Fase installasi, setelah memastikan bahwa semua fungsi telah berjalan baik dan telah memenuhi kriteria yang diinginkan pada fase requirement maka aplikasi akan di-setup pada server atau komputer yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi ini.
Sumber:
Universitas gunadarma merupakan salah satu universitas di Indonesia yang perkuliahannya menggunakan teknologi komputer. Tujuan dari penggunaan teknologi tersebut yakni agar memudahkan mahasiswa dalam melakukan pembelajaran, serta ikut aktif dalam perkembangan teknologi yang sedang berkembang saat ini.Universitas gunadarma telah menyediakan fasilitas wifi, ruangan komputer yang memakai internet dan ruangan full ac.
Di universitas gunadarma terdapat mata kuliah yang pembelajarannya menerapkan sistem praktek, seperti praktek komputer.Praktek ini di jalankan di kampus D dan kampus H gunadarma.Tujuan praktek ini agar mahasiswa bisa lebih baik dalam materi pembelajaran tersebut. Tetapi disetiap ruangan praktek masih terdapat komputer-komputer yang tua dan tidak layak pakai karena terdapat kerusakan di setiap komputer.Selain itu masih ada kekurangan-kekurangan lainnya seperti wifi yang tidak ada disetiap ruangan dan wifi yang tidak bisa di pakai.
Walapun masih banyak kekurangan yang harus di perbaiki.Saya tetap bangga kuliah di universitas gunadarma karena masih banyak kelebihan-kelebihan lainnya yang ada di universitas gunadarma.Harapan saya,semoga kedepannya universitas gunadarma bisa lebih baik dalam bidang teknologi komputer.Sekian dan terimakasih.
Budaya Barat (kadang-kadang disamakan dengan peradaban Barat atau peradaban Eropa), mengacu pada budaya yang berasal Eropa.
Istilah "budaya Barat" digunakan
sangat luas untuk merujuk pada warisan norma-norma sosial, nilai-nilai etika,
adat istiadat, keyakinan agama, sistem politik, artefak budaya khusus, serta
teknologi. Secara spesifik, istilah budaya Barat dapat ditujukan terhadap:
Pengaruh budaya Klasik dan Renaisans Yunani-Romawi dalam hal seni,
filsafat, sastra, dan tema hukum dan tradisi, dampak sosial budaya dari periode
migrasi dan warisan budaya Keltik,Jermanik, Romanik, Slavik, dan kelompok etnis
lainnya, serta dalam hal tradisi rasionalisme dalam berbagai bidang kehidupan
yang dikembangkan oleh filosofi Helenistik, skolastisisme,humanisme, revolusi
ilmiah dan pencerahan, dan termasuk pula pemikiran politik, argumen rasional
umum yang mendukung kebebasan berpikir, hak asasi manusia, kesetaraan dan
nilai-nilaidemokrasi yang menentang irasionalitas dan teokrasi.
Pengaruh budaya Alkitab-Kristiani dalam hal pemikiran rohani, adat dan
dalam tradisi etika atau moral, selama masa Pasca Klasik.
Pengaruh budaya Eropa Barat dalam hal seni, musik, cerita rakyat, etika
dan tradisi lisan, dengan tema-tema yang dikembangkan lebih lanjut selama masa
Romantisisme.
Konsep budaya Barat umumnya terkait dengan
definisi klasik dari Dunia Barat. Dalam definisi ini, kebudayaan Barat adalah
himpunan sastra, sains, politik, serta prinsip-prinsip artistik dan filosofi
yang membedakannya dari peradaban lain. Sebagian besar rangkaian tradisi dan
pengetahuan tersebut umumnya telah dikumpulkan dalam kanon Barat. Istilah
ini juga telah dihubungkan dengan negara-negara yang sejarahnya amat
dipengaruhi oleh imigrasi atau kolonisasi orang-orang Eropa, misalnya seperti
negara-negara di benua Amerika dan Australasia, dan tidak terbatas hanya oleh
imigran dari Eropa Barat. Eropa Tengah juga dianggap sebagai penyumbang
unsur-unsur asli dari kebudayaan Barat.
Beberapa kecenderungan yang dianggap mendefinisikan masyarakat Barat moderen, antara lain dengan adanya pluralisme politik, berbagai subkultur atau budaya tandingan penting (seperti gerakan-gerakan Zaman Baru), serta peningkatan sinkretisme budaya sebagai akibat dari globalisasi dan migrasi manusia.
sumber : Click Here
- Kebudayaan berkembang dalam suatu masyarakat,jika diumpamakan sebagai wadah, budaya merupakanisi sedangkan masyarakat sebagai wadahnya.Masyarakat terdiri dari individu-individu denganjumlah besar dimana setiap individu memiliki corakkhas yang akan membedakannya dari individu-individuyang lainnya.
- A. Devinisi KebudayaanSecara etimologi, kata kebudayaan berasal darikata sangsekerta buddayah yang merupakanbentuk jamak dari kata buddhi yang berarti budiatau akal, dengan kata lain kebudayaan diartikansebagai hal-hal yang bersangkutan dengan budiatau akal. Culture berasal dari kata latin colerayang berarti mengolah atau mengerjakan. MenurutMac Iver culture merupakan ekspresi jiwa yangterwujud dalam cara hidup dan berfikir, pergaulanhidup, seni kesusastraan, agama, rekreasi danhiburan.
- Beberapa definisi kebudayaan menurut paraahli : E.B. TAYLOR Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, moral, hukum, dan adat istiadat. HERSKOVTAS Kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia. KOENTJARANINGRAT Kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik dari manusia dengan belajar.
- vKI HAJAR DEWANTARA Kebudayaan merupakan buah budi manusia dalam hidup bermasyarakat. SELO SOEMARDJAN DAN SOELEMAN SOEMARDI Kebudayaan merupakan sarana hasil karya, rasa dan cipta manusia.
- B. Tipe kebudayaan khusus Perkembangan kepribadian seorang individu akan dipengaruhi berbagai factor, diantaranya tipe kebudayaan khusus yang meliputi berikut :vKebudayaan khusus atas dasar factor kedaerahan. Dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, terdapat perbedaan system kekerabatan yang beragam, ada yang menggunakan system matrilineal, patrilineal, dan parental. Hal ini memengaruhi perkembangan pribadi seorang individu.
- vCara hidup di kota dan di desa yang berbeda, masyarakat kota nampak lebih individualistis dibanding masyarakat desa dan lebih mudah menyusaikan diri dengan perubahan baru. Sedangkan masyarakat desa sulit menyesuaikan diri dengan perubahan yang baru.vKebudayaan khusus kelas sosial, pola kehidupan golongan atas sangat berlainan dengan golongan bawah dalam hal ini dapat berupa cara berpakaian, etika, tata pergaulan, cara mengisi waktu senggang dan sebagainya.
- vKebudayaan khusus atas dasar agama, agama yang berkembang dalam masyarakat Indonesia sangat beragam. Agama memiliki pengaruh besar dalam pembentukan kepribadian seorang individu. Terkait dengan ajaran dari setiap agama.vKebudayaan berdasarkan profesi, pekerjaan atau profesionalitas ikut memberi pengaruh besar bagi pembentukan kepribadian seorang individu, sebagai contoh pedagang, petani, pegawai negeri, dan anggota militer memiliki kepribadian yang berlainan.
- C. Sifat atau karakteristik kebudayaan yang berkembangdalam masyarakat memiliki sifat yang cukup kompleks dengan karakteristik khusus, yaitu sebagai berikut:
- v1. Abstrak , adalah kebudayaan dalam arti yang sesungguhnya, abstrak dalam kebudayaan merupakan sistem idea atau sistem gagasan yang ada didalam pikiran manusia konkret merupakan hasil dari kebudayaan. Hal tersebut dapat dilihat melalui tarian-tarian, pawai budaya, pertunjukan musik, dan pertunjukan wayang. Semua itu disebut perilaku kebudayaan. Rumah joglo, candi, masjid, keratin dan patung juga bersifat konkret dan hasil dari kebudayaan. Hal-hal itulah yang disebut benda-benda budaya.
- 2.Menuntun dan mengarahkan manusia, berarti kebudayaan itu dapat menjadi penuntun, pengarah, pedoman dan kadang-kadang jadi alat pemaksa bagi sikap serta perilaku masyarakat.3.Dimiliki oleh manusia, berarti bahwa kebudayaan itu hanya dimiliki oleh manusia.4.Dimiliki oleh masyarakat, berarti kebudayaan itu tidak dimiliki secara individu ( perseorangan ), tetapi dimiliki secara kolektif ( masyarakat ). Masyarakat adalah sekelompok orang yang memilki persamaan-persamaan tempat tinggal, bahasa dan adat istiadat.5.Diwariskan, berarti suatu kebudayaan yang dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Hal ini terjadi secara berkesinambungan.
- 6. Berubah, berarti kebudayaan itu dapat berubah seiring perjalanna waktu, pengaruh lingkungan, serta pengaruh masyarakat.7. Kebudayaan bersifat integrative, dalam arti unsur kebudayaan yang satu berintegrasi dengan unsur kebudayaan lainnya sehingga terbentuk satu kesatuan yang bulat dan memiliki fungsi.8. Kebudayaan diwujudkan dalam bentuk symbol atau lambang.
- D. Hubungan Kebudayaan dan KepribadiaanKepribadian mengandung pengertian sebagi ciriwatak yang diperlihatkan secara lahir. Konsistendan konsekuen dalam tingkah laku sehingga tampakbahwa individu tersebut memiliki identitas yangberbeda dengan individu lainnya.Kepribadian merupakan latar belakang perilakuseseorang. Menurut THEODERE M NEWCOMEmenyatakan bahwa kepribadian adalah organisasifactor-faktor biologis, psikologis dan sosiologisyang mendasari perilaku individu.
- Kebudayaan mempunyai pengaruh yang besar terhadap perilaku dan kepribadian seseorang terurtama bagian-bagian kebudayaan yang secara langsung mempengaruhi sorang individu. Karna itu hubungan kebudayaan dan kepribadian sangat erat, hal ini nampak dari pendapat para ahli yaitu :vHerskovits Budaya langsung mempengaruhi prilaku dan kepribadian individu yang berada dan tinggal dalam lingkungan masyarakat yang memiliki kebudayaan tersebut.
- Ralph Linton dan Kardinarv Linton mengemukakan pendapat bahwa berdasarkan konsepsi psikologis kepribadian dipengaruhi adat istiadat pengasuhan anak. Pengaruh ini baru nampak sudah menginjak dewasa.Koentjaraningratv Mengemukakan bahwa suatu kebudayaan sering memancarkan watak khas tertentu yang tampak dari luar. Watak tersebut yang terlihat oleh orang asing. Watak ini dapat dilihat pada gaya tingkah laku masyarakat, kebiasaan maupun hasil karya benda mereka.
- E. Wujud KebudayaanvKebudayaan tidak bisa dilihat atau dipegang karena berada di dalam pikiran atau kepala manusia. Oleh karena itu, kebudayaan bersifat abstrak. Akan tetapi, hasil kebudayaan dapat dilihat dan dideteksi (dipantau) dengan panca indra manusia.
- Wujud kebudayaan dapat dilihat sebagai berikut:vWujud kebudayaan merupakan kesatuan ide- ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, dan peraturan.vWujud kebudayaan merupakan kesatuan aktivitas serta tindakan berpola yang dilakukan manusia dalam suatu masyarakat tertentu.vWujud kebudayaan dapat dilihat suatu melalui benda-benda hasil karya manusia.
- Ketiga wujud dari kebudayaan tersebut tidak terpisah satu dengan yang lain. Kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada perbuatan dan karya manusia. Sementara, pikiran dan ide maupun perbuatan dan karya manusia menghasilkan benda-benda yang merupakan kebudayaan fisiknya. Berdasarkan letak geografis, kebudayaan dapat dibagi menjadi :v Kebudayaan pusat, adalah suatu kebudayaan yang menjadi rujukan dan kiblat bagi mayoritas etnis. Kebudayaan pusat memiliki pengaruh kuat terhadap masyarakat.v Kebudayaan pinggiran, berarti kebudayaan tersebut berada jauh dari pusat kekuasaan kebudayaan pinggiran hidup ditengah-tengah masyarakat jelata, pengaruh kebudayaann pinggiran terhadap masyarakat relative lebih sempit dan bersifat local.
- F. Unsur-unsur KebudayaanvKebudayaan umat manusia mempunyai unsur-unsur yang bersifat universal. Hal tersebut disebabkan unsur-unsur kebudayaan itu dapat ditemukan pada kebudayaan bangsa-bangsa di dunia. Dalam buku universal catagoriel of culture, koentjaraningrat mengutip pendapat C. Kluckhohn, bahwa di dunia ini terdapat tujuh unsur kebudayaan yang bersifat universal1. Sistem religi, yang meliputi system kepercayaan, system nilai, pandangan hidup, komunikasi keagamaan, atau upacara keagamaan.
- 2. System kemasyarakatan dan organisasi sosial, yang mencakup kekerabatan, asosiasi (perkumpulan), system kenegaraan, dan perilaku antar sesama manusia. 3. System pengetahuan, yang meliputi pengetahuan tentang flora dan fauna, waktu, ruang, bilangan, tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia. 4. Bahasa, yang berbentuk lisan ataupun tulisan 5. Kesenian, yang meliputI seni patung / pahat, relief, lukis dan gambar, seni rias, vocal music, bangunan, kesustraan atau drama.
- 6. Sistem mata pencaharian hidup (system ekonomi) yang meliputi berburu, mengumpulkan makanan, bercocok tanam.7. System teknologi, antara lain produksi, distribusi, transportasi, peralatan komunikasi, peralatan komsumsi dalam bentuk wadah, pakaian, perhiasan, tempat berlindung (perumuhan atau senjata ).
- G. Komponen KebudayaanTiap-tiap unsur kebudayaan universal itumenjelma dalam ketiga wujud kebudayaan,yaitu gagasan, aktivitas, dan artefak.Berdasarkan wujudnya itu, kebudayaan dapatdigolongkan atas dua komponen utama:
- Kebudayaan Material Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkrit. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang di hasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.vKebudayaan Nonmaterial Sosiologi cenderung memusatkan perhatian pada kebudayaan nonmaterial, yaitu ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi kegenerasi. Inilah denyut nadi kehidupan sosial.
- H. Kebudayaan dan Pengaruhnya Terhadap KepribadianvBudaya mempengaruhi perilaku dan kepribadian individu secara langsung karena individu tinggal dalam lingkungan masyarakat yang memiliki kebudayaan itu.vCiri-ciri dan unsur kepribadian seorang individu dewasa sebenarnya sudah tertanam kedalam jiwa seorang anak sejak awal, yaitu pada masa kanak- kanak melalui proses sosialisasi.vPembentukan watak banyak dipengaruhi oleh pengalamanya sebagai anak-anak yang berada dalam asuhan orang-orang terdekat di lingkungannya, juga oleh cara-cara dia diajari makan, bermain, disiplin dan cara bergaul.
- vKepribadaan umum adalah pola-pola kebudayaan sendiri yang tidak dimiliki oleh masyarakat lainnya, yang berlainan dari satu masyarakat dengan masyarakat lainnya.vKepribadian dasar adalah kepribadian yang mendapat pengaruh lingkungan kebudayaan setempat yang sama selama masa pertumbuhannya.vSuatu kebudayaan sering memancarkan suatu watak khas yang tampak dari luar yang terlihat oleh orang asing seperti terlihat pada gaya tingkah laku masyarakatnya, kegemaran-kegemaran mereka, dan berbagai benda hasil karya mereka.
sumber : Click Here
Populasi adalah kumpulan dari individu-individu yang terdiri dari satu spesies yang bersama sama menempati luas wilayah yang sama, mengandalkan sumber daya yang sama, dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan sama serta memiliki kemungkinan yang tinggi untuk berinteraksi satu sama lain.
1.Pengertian
Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung
sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per
waktu unit” untuk
pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia. (menurut Wikipedia)
pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia. (menurut Wikipedia)
Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu faktor yang penting dalam
masalah sosial ekonomi umumnya dan masalah penduduk pada khususnya. Karena di
samping berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan
berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi suatu daerah atau negara maupun
dunia. (menurut MKDU ISD)
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan
maupun penurunannya. (menurut modul online)
Angka pertumbuhan penduduk adalah tingkat pertambahan penduduk suatu
wilayah atau negara dalam suatu jangka waktu tertentu, dinyatakan dalam
persentase.
Nilai pertumbuhan penduduk (NPP) adalah nilai kecil dimana jumlah individu dalam sebuah populasi meningkat.
Nilai pertumbuhan penduduk (NPP) adalah nilai kecil dimana jumlah individu dalam sebuah populasi meningkat.
Ini dapat
dituliskan dalam rumus: P = Poekt
2.Faktor-faktor
pertambahan penduduk
Pertambahan
penduduk pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor – faktor demografi sebagai
berikut :
1. Kematian
(Mortalitas)
2. Kelahiran
(Natalitas)
3. Migrasi
(Mobilitas)
Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan
penduduk dinamakan faktor non alami. Di dalam pengukuran demografi ketiga
faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate adalah ukuran
frekuensi suatu penyakit atau peristiwa/kejadian tertentu yang terjadi pada
suatu populasi selama periode waktu tertentu, dibandingkan dengan jumlah
penduduk yang menanggung resiko tersebut.
1. Kematian
Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen.
Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya
angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran.
Banyaknya kematian sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung kematian (pro
mortalitas) dan faktor penghambat kematian (anti mortalitas).
a.) Faktor
pendukung kematian (pro mortalitas)
Faktor ini
mengakibatkan jumlah kematian semakin besar. Yang termasuk faktor ini adalah:
-
Sarana kesehatan yang kurang memadai.
-
Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan
-
Terjadinya berbagai bencana alam
-
Terjadinya peperangan
-
Terjadinya kecelakaan lalu lintas dan industri
-
Tindakan bunuh diri dan pembunuhan.
b.) Faktor
penghambat kematian (anti mortalitas)
Faktor ini dapat
mengakibatkan tingkat kematian rendah. Yang termasuk faktor ini adalah:
- Lingkungan hidup sehat.
- Lingkungan hidup sehat.
-
Fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap.
-
Ajaran agama melarang bunuh diri dan membunuh orang
lain.
-
Tingkat kesehatan masyarakat tinggi.
-
Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk.
-
Ada
beberapa jenis perhitungan angka kelahiran yaitu:
Angka Kematian Kasar ( Crude Death Rate/CDR )
Angka Kematian Kasar ( Crude Death Rate/CDR )
-
Angka kematian kasar adalah yaitu angka yang
menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk tiap tahun tanpa membedakan usia
dan jenis kelamin tertentu. Ini dapat dituliskan dalam rumus :
Angka Kematian Khusus Menurut Umur Tertentu (Age Specific Death Rate =
ASDR) Angka kematian khusus menurut umur tertentu dapat digunakan untuk
mengetahui kelompok-kelompok usia manakah yang paling banyak terdapat kematian.
Umumnya pada kelompok usia tua atau usia lanjut angka ini tinggi, sedangkan
pada kelompok usia muda jauh lebih rendah.
Rumusnya:
Angka Kematian
Bayi (Infant Mortality Rate = IMR)
Angka kematian
bayi adalah angka yang menunjukkan jumlah kematian bayi tiap seribu bayi yang
lahir.
Bayi adalah
kelompok orang yang berusia 0-1 tahun.
Rumusnya:
Besarnya angka
kematian bayi dapat dijadikan petunjuk atau indikator tingkat kesehatan dan
kesejahteraan penduduk.
Pada umumnya
bila masyarakat memiliki tingkat kesehatan yang rendah maka tingkat kematian
bayi tinggi.
Selain
perhitungan di atas sering dihitung pula angka kematian ibu waktu melahirkan
dan angka kematian bayi baru lahir.
Untuk angka
kematian bayi ukurannya sebagai berikut:
-
Rendah, jika IMR antara 15-35.
-
Sedang, jika IMR antara 36-75.
-
Tinggi, jika IMR antara 76-125.
2. Kelahiran
( Natalitas )
Kelahiran
bersifat menambah jumlah penduduk. Ada
beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung
kelahiran (pro natalitas) Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas)
antara lain:
• Kawin pada
usia muda, karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu.
• Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua.
• Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki.
• Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua.
• Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki.
• Anak menjadi
kebanggaan bagi orang tua.
• Anggapan bahwa
penerus keturunan adalah anak laki-laki, sehingga bila belum ada anak
laki-laki, orang akan ingin mempunyai anak lagi.
Faktor pro
natalitas mengakibatkan pertambahan jumlah penduduk menjadi besar.
Faktor-faktor penghambat kelahiran (anti natalitas), antara lain:
Faktor-faktor penghambat kelahiran (anti natalitas), antara lain:
• Adanya program
keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak.
• Adanya ketentuan batas usia menikah, untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi laki-laki minimal berusia 19 tahun.
• Adanya ketentuan batas usia menikah, untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi laki-laki minimal berusia 19 tahun.
• Anggapan anak
menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
• Adanya pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan hanya sampai anak ke – 2.
• Adanya pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan hanya sampai anak ke – 2.
• Penundaaan
kawin sampai selesai pendidikan akan memperoleh pekerjaan.
Faktor – faktor penunjang tingginya angka natalitas dalam suatu negara antara lain :
1.Kepercayaan dan agama
Faktor – faktor penunjang tingginya angka natalitas dalam suatu negara antara lain :
1.Kepercayaan dan agama
Faktor
kepercayaan mempengaruhi orang dalam penerimaan KB. Ada agama atau kepercayaan tertentu yang
tidak membolehkan penganutnya mengikuti KB. Dengan sedikitnya peserta KB berarti
kelahiran lebih banyak dibanding bila peserta KB banyak
2.Tingkat pendidikan
2.Tingkat pendidikan
Semakin tinggi
orang sekolah berarti terjadi penundaan pernikahan yang berarti pula penundaan
kelahiran. Selain itu pendidikan mengakibatkan orang merencanakan jumlah anak secara
rasional.
3.Kondisi
perekonomian
Penduduk yang
perekonomiannya baik tidak memikirkan perencanaan jumlah anak karena merasa
mampu mencukupi kebutuhannya. Jika suatu negara berlaku seperti itu maka
penduduknya menjadi banyak.
4.Kebijakan
pemerintah
Kebijakan
pemerintah mempengaruhi apakah ada pembatasan kelahiran atau penambahan jumlah
kelahiran. Selain itu kondisi pemerintah yang tidak stabil misalnya kondisi
perang akan mengurangi angka kelahiran
5.Adat istiadat
di masyarakat
Kebiasaan dan
cara pandang masyarakat mempengaruhi jumlah penduduk. Misalnya nilai anak, ada
yang menginginkan anak sebanyak-banyaknya, ada yang menilai anak laki-laki
lebih tinggi dibanding perempuan atau sebaliknya, sehingga mengejar untuk
mendapatkan anak laki-laki atau sebaliknya.
6.Kematian dan
kesehatan
Kematian dan
kesehatan berkaitan dengan jumlah kelahiran bayi. Kesehatan yang baik
memungkinkan bayi lebih banyak yang hidup dan kematian bayi yang rendah akan
menambah pula jumlah kelahiran.
7.Struktur
Penduduk
Penduduk yang
sebagian besar terdiri dari usia subur, jumlah kelahiran lebih tinggi
dibandingkan yang mayoritas usia non produktif (misalnya lebih banyak anak-anak
dan orang-orang tua usia).
Untuk menentukan
jumlah kelahiran dalam satu wilayah digunakan angka kelahiran (Fertilitas).
Angka kelahiran yaitu angka yang menunjukkan rata-rata jumlah bayi yang lahir
setiap 1000 penduduk dalam waktu satu tahun.
Pengukuran
Fertilitas tidak sesederhana dalam pengukuran mortalitas, hal ini disebabkan
adanya alasan sebagai berikut :
- Sulit memperoleh angka statistik lahir hidup karena banyak bayi – bayi yang meninggal beberapa saat setelah kelahiran, tidak dicatatkan dalam peristiwa kelahiran atau kematian dan sering dicatatkan sebagai lahir mati.
- Wanita mempunyai kemungkinan melahiran dari seorang anak ( tetapi meninggal hanya sekali )
- Makin tua umur wanita tidaklah berarti, bahwa kemungkinan mempunyai anak makin menurun.
- Di dalam pengukuran fertilitas akan melibatkan satu
orang saja. Tidak semua wanita mempunyai kemungkinan untuk melakukan.
Ada dua istilah asing yang kedua – duanya diterjemahkan sebagai kesuburan, yaitu :
- Facundity ( kesuburan )
Facudity adalah lebih diartikan sebagai kemampuan biologis wanita untuk
mempunyai anak.
- Fertility ( fertilitas )
Fertility adalah jumlah kelahiran hidup dari seorang wanita atau
sekelompok wanita.
1. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate)
1. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate)
Rumus yang digunakan untuk menghitung yaitu:
Angka kelahiran ini disebut kasar karena perhitungannya tidak
memperhatikan jenis kelamin dan umur penduduk, padahal yang dapat melahirkan
hanya penduduk wanita.
2. Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur (Age Specific Fertiliy Rate =
ASFR ) Rumus yang digunakan untuk menghitung yaitu:
Dengan rumus tersebut kita dapat mengetahui kelompok umur mana yang
paling banyak terjadi kelahiran.
3. Migrasi
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke
tempat lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang
merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain
dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat
pada sekitar wilayah satu negara saja.
Faktor-faktor terjadinya migrasi, yaitu :
1. Persediaan sumber daya alam
2. Lingkungan social budaya
3. Potensi ekonomi
4. Alat masa depan
Perlu diketahui bahwa usia 15 – 49 tahun adalah usia subur bagi wanita.
Pada usia itulah wanita mempunyai kemungkinan untuk dapat melahirkan anak.
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia
terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan
hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup
dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya
bersifat tertib dan damai.
sumber : Click Here







Jakarta