Tampilkan postingan dengan label softskill. Tampilkan semua postingan
Menganalisa Web (Web Pendidikan, Instansi Pemerintah, dan Sosial Media)
Selasa, 23 Juni 2015
Posted by Ravi Blog
Tag :
softskill
Menganalisa Web (Web Pendidikan, Instansi Pemerintah, dan Sosial Media)
Pada kesempatan kali ini saya ingin menganalisis web tentang pendidikan, instansi pemerintahan dan sosial media, yang di dasari karena tugas softskill (mata kuliah). Pertama-tama saya akan menganalisis web social media . Web yang saya analisis dari web social media adalah https://www.facebook.com/
- Pengenalan
Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang diluncurkan pada bulan Februari 2004, dimiliki dan dioperasikan oleh Facebook, Inc. Pada September 2012, Facebook memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif, lebih dari separuhnya menggunakan telepon genggam. Pengguna harus mendaftar sebelum dapat menggunakan situs ini. Setelah itu, pengguna dapat membuat profil pribadi, menambahkan pengguna lain sebagai teman, dan bertukar pesan, termasuk pemberitahuan otomatis ketika mereka memperbarui profilnya. Selain itu, pengguna dapat bergabung dengan grup pengguna dengan ketertarikan yang sama, diurutkan berdasarkan tempat kerja, sekolah atau perguruan tinggi, atau ciri khas lainnya, dan mengelompokkan teman-teman mereka ke dalam daftar seperti "Rekan Kerja" atau "Teman Dekat". Facebook ditulis dengan bahasa pemrograman :
- C++
- PHP
- Bahasa D
- Ukuran
Berikut adalah ukuran dari web Facebook yang di cek melalui gtmetrix.com. Berikut adalah hasilnya
Hasil lengkapnya dapat kalian download disini.
Dari hasil diatas kita bisa menyimpulkan bahwa situs facebook.com memiliki page load time yang lumayan buruk untuk sebuah website. Mungkin hal itu disebabkan oleh banyaknya pengguna yang menggunakan situs social media ini. Namun jika dilihat dari YSlow Grade, situs ini sudah termasuk cukup baik.
- Search Engine
Pada kesempatan kali ini saya menggunakan search engine yaitu Google, namun masih terdapat search engine lainnya yaitu seperti Bing, Yahoo, dll. Dari hasil pencarian saya menggunakan keyword "Facebook" menggunakan Google mendapatkan bahwa situs web Facebook berada pada urutan teratas dari search engine tersebut. Hal ini sudah menjelaskan bahwa situs web social media ini memang sangat sering sekali digunakan atau diakses.
- Web Archive
Dikarenakan Facebook merupakan situs social media, maka web archive itu sendiri adalah segala sesuatu yang merupakan postingan dari si pemilik akun social media itu. Untuk Facebook sendiri memiliki fitur web archive berupa Timeline, dimana para pengguna dapat kembali mengakses posting lama mereka dengan fitur ini.
Sekian analisa dari saya mengenai web social media.
Menganalisa Web Instansi Pemerintah
Pada kesempatan kali ini saya akan menganalisa sebuah web instansi pemerintah yang merupakan salah satu tugas dari mata kuliah Web Science ( softskill ). Web instansi pemerintah yang akan saya analisa kali ini adalah situs dari Sekretariat Negara Republik Indonesia ( http://www.setneg.go.id/ )
- Pengenalan
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (dahulu Sekretariat Negara Republik Indonesia, disingkat Setneg RI) adalah kementerian Indonesia yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden dan mempunyai tugas menyelenggarakan dukungan teknis dan administrasi serta analisis urusan pemerintahan di bidang kesekretariatan negara untuk membantu Presiden dan Wakil Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Kementerian Sekretariat Negara dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang sejak 27 Oktober 2014 dijabat oleh Pratikno.
- Ukuran
Berikut dibawah ini adalah ukuran mengenai website / situs dari Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia yang saya cek melalui gtmetrix.com.
Tentu kita semua sudah mengetahui apa itu search engine sehingga saya tidak terlalu menjelaskan panjang lebar mengenai search engine. Ada banyak sekali search engine yang sering digunakan pada saat ini seperti Google, Bing, Yahoo, dll. Namun pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan search engine dari Google.
Dari hasil pencarian diatas menggunakan kata kunci "kementerian sekretariat negara" bisa kita lihat bahwa situs www.setneg.go.id berada pada urutan pertama dalam pencarian. Hal ini tentunya membuktian bahwa situs ini sudah sangat sering dikunjungi dan memang memiliki kedalaman / materi yang cukup kompleks atau banyak mengenai hal yang mencakup dengan materi dari website tersebut. Sehingga tentunya website sudah dikatakan sangatlah baik.
Untuk hasil selengkapnya dapat kalian lihat disini
Berdasarkan hasil diatas, saya dapat menyimpulkan bahwa situs ini sudah sangat baik jika dinilai dari Page Speed Grade dan YSlow Grade. Situs ini memiliki page load time yang hanya 1.09s dimana waktu tersebut sangatlah cepat untuk ukuran sebuah website dari instansi pemerintah.
- Search Engine
Tentu kita semua sudah mengetahui apa itu search engine sehingga saya tidak terlalu menjelaskan panjang lebar mengenai search engine. Ada banyak sekali search engine yang sering digunakan pada saat ini seperti Google, Bing, Yahoo, dll. Namun pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan search engine dari Google.
Dari hasil pencarian diatas menggunakan kata kunci "kementerian sekretariat negara" bisa kita lihat bahwa situs www.setneg.go.id berada pada urutan pertama dalam pencarian. Hal ini tentunya membuktian bahwa situs ini sudah sangat sering dikunjungi dan memang memiliki kedalaman / materi yang cukup kompleks atau banyak mengenai hal yang mencakup dengan materi dari website tersebut. Sehingga tentunya website sudah dikatakan sangatlah baik.
- Web Archive
Web Archiving merupakan suatu metode dimana kita dapat menyimpan suatu arsip atau file lama dalam website tersebut agar suatu saat dapat digunakan kembali. Web Archiving merupakan salah satu indikator untuk melihat apakah situs tersebut sudah cukup memadai atau belum. Pada website www.setneg.go.id kita dapat melihat web archiving yang sungguh tertata rapih dan komplit. Hal ini menunjukan bahwa website tersebut merupakan website yang sangat baik.
Demikian analisa yang dapat saya lakukan mengenai website instansi pemerintah yaitu www.setneg.go.id
- Menganalisis Website V-Class yang digunakan oleh Universitas Gunadarma
Pada kali ini saya akan menganalisa website Pendidikan yang disediakan oleh Universitas Gunadarma yaitu Virtual Class atau disingkat V-CLASS untuk para mahasiswa untuk melakukan kegiatan perkuliahan secara online. Saya akan menganalisa website V-CLASS Universitas Gunadarma dari berbagai aspek. Aspek yang saya akan perhatikan adalah :
- · Desain dan Tampilan
Dari segi desain dan tampilan website Universitas Gunadarma, terlihat susunan yang sangat menarik, dinamis dengan perpaduan warna yang cukup menarik bagi para mahasiswa. Tata letak yang dirancang pun cukup efektif bagi para mahasiswa yang memakainya dan memudahkan para mahasiswa dalam menggunakan. Pada samping halaman website terdapat menu yaitu Tentang V-Class, Silabus Perkuliahan, Berita situs, dll. Setiap menu menampilkan isi atau konten yang berbeda dan beragam.
- · Pengaksesan ke Dalam Website
Dari segi pengaksesan, V-Class sangat mudah dalam mengaksesnya karena bisa lewat komputer maupun gadget yang kita miliki karena sudah compatible ke semua gadget. Dalam waktu mengaksesnya pun cukup cepat, tetapi apabila banyak mahasiswa yang sedang memakainya, website ini pun sulit untuk diakses karena mahasiswa Universitas Gunadarma tidak dalam jumlah sedikit bisa mencapai ribuan ketika dalam waktu bersamaan mahasiswa Gunadarma ingin mengakses website ini.
- · Kelebihan Website V-Class Universitas Gunadarma
o Tampilan halaman website konsisten dengan pengaturan warna dan backgroundnya.
o Beritanya selalu diperbarui sesuai kegiatan dan agenda kampus.
o Setiap menu saling terhubung dengan link yang tersedia.
o Memiliki sifat-sifat informasi yang baik sehingga memudahkan mahasiswa.
o Memiliki fitur alih bahasa, webmail, e-learning, kontak dan kolom pencarian.
- · Kekurangan Website V-Class Universitas Gunadarma
o Memiliki banyak link untuk menu atau konten yang sama.
o Sulit untuk menemukan halaman atau fasilitas forum tanya jawab (FAQ).
o Tidak memiliki fitur sitemap yang memudahkan user mengetahui konten-konten dari website tersebut.
Kelompok :
Rafi Pitra (pembahasan web instansi pemerintah)
Gilang (pembahasan web pendidikan)
Yandra (pembahasan web social media)
Sumber Referensi :
http://gtmetrix.com/
https://id.wikipedia.org/wiki/Facebook
https://google.co.id/
https://facebook.com/
https://setneg.go.id/
Yandra (pembahasan web social media)
Sumber Referensi :
http://gtmetrix.com/
https://id.wikipedia.org/wiki/Facebook
https://google.co.id/
https://facebook.com/
https://setneg.go.id/
https://gunadarma.ac.id/
https://v-class.gunadarma.ac.id/
Konsep Desain New Media , Tahap Pengembangan Aplikasi New Media dan Proses Pengembangan Aplikasi New Media
Minggu, 11 Januari 2015
Posted by Ravi Blog
Tag :
softskill
New media merupakan istilah yang luas yang muncul di bagian akhir abad ke-20 untuk mencakup penggabungan dari media tradisional seperti film, gambar, musik, diucapkan dan ditulis kata, dengan kekuatan interaktif teknologi komputer dan komunikasi, komputer konsumen diaktifkan perangkat dan yang paling penting Internet. new media mengulurkan kemungkinan akses on-demand untuk konten kapan saja, di mana saja, pada setiap perangkat digital, serta umpan balik pengguna interaktif, partisipasi kreatif dan pembentukan masyarakat sekitar isi media. Contoh nya Konsep new media dalam bidang Desain Grafis.
Tahap Pengembangan Aplikasi New Media :
A. Konsepsi : Pada tahap ini gambaran mengenai aplikasi yang akan dibuat dibentuk. Gambaran harus dapat menjelaskan poin-poin inti dari aplikasi yang akan dibuat secara umum.
B. Analisa : Pada tahap ini konsep yang dibuat dianalisa secara pemrograman untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk mengembangkan konsep menjadi suatu aplikasi serta alur proses pada aplikasi secara jelas.
C. simulasi : Pada tahap ini disimulasikan proses-proses yang akan terjadi pada aplikasi yang akan dibuat. Proses-proses yang disimulasikan meliputi yaitu :
1. Alur suatu proses dalam berbagai macam kondisi.
2. Keluaran yang diharapkan dari setiap proses.
3. Eror-eror yang mungkin terjadi.
4. Proses-proses yang bersifat kritis dan sensitif.
D. Algoritma : Pada tahap ini dibuat algoritma pemrograman yang dapat menerangkan proses-proses secara programatik. Algoritma yang dibuat harus sejalan dengan simulasi yang telah dilakukan.
E. Konstruksi : Pada tahap ini seluruh algoritma yang dibuat diimplementasikan pada level pemrograman.Di sini dibuat produk dari konsep yang dibuat sebelumnya.
F. Evaluasi : Pada tahap ini dicek secara keseluruhan aplikasi yang telah dibuat. Program harus berjalan sesuai dengan yang telah dicanangkan. Apabila ada kesalahan maka harus dicari tahu di bagian mana kesalahan tersebut terjadi dan ulangi kembali pengembangan aplikasi dari tahap tersebut.
Proses Pengembangan Aplikasi New Media :
- Fase requirement atau penelusuran kebutuhan, pada fase ini kita mencari tahu sebenarnya apa yang dibutuhkan, tujuan dari suatu proyek pengembangan aplikasi, dan seperti apa hasil yang diinginkan.
- Fase analisa, pada tahapan ini berdasarkan hasil penelusuran kebutuhan maka kita akan memutuskan seperti apa aplikasi yang ingin dibuat, future apa saja yang diperlukan, masalah yang kemungkinan kita hadapi, apa saja yang kita perlukan dalam proses pengembangan,dsb.
- Fase perancangan, pada tahapan ini kita akan membuat rencana atau rancangan mengenai aplikasi yang akan dibuat berdasarkan hasil analisa sebelumnya.
- Fase pengembangan , tahapan implementasi hasil dari analisa dan perancangan. Pada tahap ini kita akan menulis kode program sesuai yang telah direncanakan sebelumnya pada fase perancangan. Pada tahapan ini juga dilakukan pengujian terhadap suatu fungsi apakah telah berjalan sesuai yang diinginkan.
- Fase installasi, setelah memastikan bahwa semua fungsi telah berjalan baik dan telah memenuhi kriteria yang diinginkan pada fase requirement maka aplikasi akan di-setup pada server atau komputer yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi ini.
Sumber:
Budaya Barat (kadang-kadang disamakan dengan peradaban Barat atau peradaban Eropa), mengacu pada budaya yang berasal Eropa.
Istilah "budaya Barat" digunakan
sangat luas untuk merujuk pada warisan norma-norma sosial, nilai-nilai etika,
adat istiadat, keyakinan agama, sistem politik, artefak budaya khusus, serta
teknologi. Secara spesifik, istilah budaya Barat dapat ditujukan terhadap:
Pengaruh budaya Klasik dan Renaisans Yunani-Romawi dalam hal seni,
filsafat, sastra, dan tema hukum dan tradisi, dampak sosial budaya dari periode
migrasi dan warisan budaya Keltik,Jermanik, Romanik, Slavik, dan kelompok etnis
lainnya, serta dalam hal tradisi rasionalisme dalam berbagai bidang kehidupan
yang dikembangkan oleh filosofi Helenistik, skolastisisme,humanisme, revolusi
ilmiah dan pencerahan, dan termasuk pula pemikiran politik, argumen rasional
umum yang mendukung kebebasan berpikir, hak asasi manusia, kesetaraan dan
nilai-nilaidemokrasi yang menentang irasionalitas dan teokrasi.
Pengaruh budaya Alkitab-Kristiani dalam hal pemikiran rohani, adat dan
dalam tradisi etika atau moral, selama masa Pasca Klasik.
Pengaruh budaya Eropa Barat dalam hal seni, musik, cerita rakyat, etika
dan tradisi lisan, dengan tema-tema yang dikembangkan lebih lanjut selama masa
Romantisisme.
Konsep budaya Barat umumnya terkait dengan
definisi klasik dari Dunia Barat. Dalam definisi ini, kebudayaan Barat adalah
himpunan sastra, sains, politik, serta prinsip-prinsip artistik dan filosofi
yang membedakannya dari peradaban lain. Sebagian besar rangkaian tradisi dan
pengetahuan tersebut umumnya telah dikumpulkan dalam kanon Barat. Istilah
ini juga telah dihubungkan dengan negara-negara yang sejarahnya amat
dipengaruhi oleh imigrasi atau kolonisasi orang-orang Eropa, misalnya seperti
negara-negara di benua Amerika dan Australasia, dan tidak terbatas hanya oleh
imigran dari Eropa Barat. Eropa Tengah juga dianggap sebagai penyumbang
unsur-unsur asli dari kebudayaan Barat.
Beberapa kecenderungan yang dianggap mendefinisikan masyarakat Barat moderen, antara lain dengan adanya pluralisme politik, berbagai subkultur atau budaya tandingan penting (seperti gerakan-gerakan Zaman Baru), serta peningkatan sinkretisme budaya sebagai akibat dari globalisasi dan migrasi manusia.
sumber : Click Here




Jakarta